PADANG  

Pemko Padang Buka Pendaftaran Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak 2026

Andalas Time,Padang – Kesempatan emas kembali hadir bagi pelajar Kota Padang untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan kepedulian terhadap masa depan daerahnya. Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) resmi membuka pendaftaran Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026.

Memasuki penyelenggaraan tahun kelima, ajang bergengsi ini tidak lagi sekadar menjadi kompetisi tahunan, melainkan wadah strategis bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, serta berperan aktif dalam pembangunan Kota Padang.

Sosok yang berada di balik penguatan program ini, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA) DP3AP2KB Kota Padang, Ade Yonanda Irza, menegaskan bahwa pelaksanaan tahun 2026 menghadirkan sejumlah terobosan penting. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah komitmen menghadirkan ruang yang lebih inklusif bagi anak-anak penyandang disabilitas.

Menurut Ade Yonanda Irza, seluruh anak memiliki hak yang sama untuk berkembang, berkreasi, dan terlibat dalam berbagai proses pembangunan. Karena itu, penyelenggaraan Wali Kota Cilik dan Duta Anak tahun ini dirancang agar semakin ramah dan terbuka bagi seluruh kalangan.

“Pemilihan tahun ini menghadirkan berbagai pembaruan. Salah satu yang paling penting adalah komitmen terhadap inklusivitas sehingga anak-anak disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan menunjukkan potensinya,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Ade Yonanda Irza menjelaskan, kegiatan tersebut berlandaskan pada pemenuhan 31 hak anak yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Salah satu hak yang menjadi fokus adalah hak anak untuk berekspresi, berkreasi, dan berinovasi.

Karena itu, ajang Wali Kota Cilik dan Duta Anak tidak hanya bertujuan mencari figur teladan, tetapi juga melahirkan generasi muda yang mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan sekitarnya.

“Kita ingin anak-anak di Kota Padang mempunyai akses strategis untuk bersuara dan berinovasi dalam pembangunan. Mereka adalah agen perubahan untuk pemenuhan hak-hak anak lainnya,” tegas Ade Yonanda Irza.

Melalui ajang ini, Pemko Padang berharap lahir generasi muda yang memiliki keberanian menyampaikan aspirasi, kemampuan memimpin, serta kepedulian terhadap berbagai isu yang dihadapi anak-anak. Dengan demikian, suara anak tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembangunan kota yang ramah anak.

Pendaftaran Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang 2026 diperkirakan akan kembali menarik minat ratusan pelajar dari berbagai sekolah. Mereka akan berkompetisi menunjukkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, serta kepedulian sosial yang nantinya menjadi bekal menjadi representasi anak-anak Kota Padang.

Ajang ini sekaligus menjadi bukti bahwa Kota Padang terus berupaya membangun generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah sejak usia dini.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *