Andalas Time,Pasaman – Bupati Pasaman, Welly Suhery, secara resmi membuka seminar bertajuk “Tuanku Rao Menuju Pahlawan Nasional” yang digelar di Aula Gedung Pertemuan Asguna Rao, Minggu (18/01/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan masyarakat Pasaman, khususnya masyarakat Rao, terhadap salah satu tokoh pejuang asal Pasaman, Tuanku Rao, yang dinilai memiliki peran besar dalam perjuangan melawan penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, serta perantau Pasaman turut berupaya mendorong agar Tuanku Rao dapat diusulkan dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh pemerintah pusat. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan seminar yang membahas perjuangan dan kontribusi Tuanku Rao bagi bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, unsur Forkopimda Kabupaten Pasaman, Asisten I, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga yang diwakili Sekretaris Dinas, para camat, wali nagari se-Kabupaten Pasaman, ninik mamak Bosa 9 dan Bosa 15, tokoh masyarakat Rao, serta para peserta seminar lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Zeni Hariyanda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir. Ia mengatakan bahwa seminar ini merupakan momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan Tuanku Rao.
“Seminar Tuanku Rao Menuju Pahlawan Nasional ini menjadi momentum kebangkitan kembali perjuangan Tuanku Rao agar jasa dan pengorbanannya semakin dikenal luas,” ujarnya.
Sementara itu, dalam arahannya Bupati Pasaman Welly Suhery mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melengkapi berbagai dokumen dan bukti sejarah yang diperlukan sebagai syarat pengusulan Tuanku Rao menjadi Pahlawan Nasional.
“Melalui seminar ini, kita berharap seluruh dokumen dan bukti pendukung perjuangan Tuanku Rao dapat segera dilengkapi sehingga usulan ke pemerintah pusat dapat diproses secepatnya,” kata Welly.
Ia juga menegaskan bahwa perjuangan Tuanku Rao dalam melawan penjajahan merupakan bagian penting dari sejarah bangsa yang patut diperjuangkan untuk mendapatkan pengakuan sebagai Pahlawan Nasional.
Seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan birokrasi, di antaranya Ir. Azhari Rahman, MTS., Amran Dt. Jo Rajo, S.Pd., M.Pd., Harmansyah, Dr. Suryadi dari Leiden University Belanda, Prof. Dr. Gusti Asnan dari Universitas Andalas, serta Dr. Abdul Salam dari Universitas Negeri Padang. Kegiatan seminar dipandu oleh moderator Dr. Zenis Helen, SH., MH.Referensi Geografis
Seminar ini diharapkan dapat memperkuat kajian akademis dan dukungan masyarakat dalam mendorong Tuanku Rao untuk memperoleh pengakuan sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia.(**)












