Andalas Time,Lubuk Sikaping, Pasaman — Warga Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping, dibuat resah oleh keberadaan sarang tawon berukuran raksasa yang sudah lebih dari tiga bulan bersarang di kawasan pemukiman. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan warga,2 Desember 2025.
Situasi tersebut memaksa Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasaman turun tangan untuk melakukan evakuasi. Aksi penanganan yang berlangsung pada Selasa kemarin itu berjalan dramatis dan penuh risiko.
-Keterbatasan Peralatan, Petugas Tetap Nekat Bertarung dengan Risiko
Sarang tawon yang berada di posisi tinggi membuat proses evakuasi semakin sulit. Di tengah keterbatasan peralatan, petugas Damkar Pasaman tetap menunjukkan keberanian. Mereka menggunakan sebilah bambu yang dibalut kain bekas lalu disiram bahan bakar untuk membakar sarang tersebut.
Dengan alat pelindung diri yang masih sederhana dan tipis, petugas harus bekerja ekstra hati-hati menghadapi serangan tawon yang keluar dari sarang. Salah seorang personel Damkar bahkan sempat tersengat tawon saat mendekati lokasi. Meski demikian, setelah mendapatkan penanganan awal, ia tetap melanjutkan tugasnya.
-Evakuasi Berlangsung Lebih dari Setengah Jam
Proses pemusnahan sarang berlangsung lebih dari 30 menit. Selain posisi sarang yang tinggi, petugas harus menghadapi serangan tawon yang terus menyerbu. Namun berkat ketangguhan dan pengalaman petugas Damkar Pasaman, sarang tersebut akhirnya berhasil dimusnahkan sepenuhnya.
Warga Berterima Kasih, Video Aksi Damkar Viral
Keberanian tim Damkar Pasaman menuai apresiasi luas dari masyarakat. Video proses evakuasi tersebut viral di media sosial dan mendapat banyak pujian dari warganet atas dedikasi petugas yang tak gentar menghadapi risiko.
Petugas Damkar Pasaman mengimbau masyarakat agar segera melaporkan bila menemukan sarang tawon di lingkungan pemukiman. Tindakan cepat sangat diperlukan untuk mencegah potensi sengatan yang dapat membahayakan warga, terutama anak-anak dan lansia.(**)












