Andalas Time,Pasaman Barat, – Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, saat ini mengalami kondisi darurat akibat padamnya listrik dalam waktu lama, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), serta rusaknya akses jalan yang menghambat aktivitas masyarakat.
Sejak beberapa hari terakhir, pasokan listrik di sebagian besar wilayah Kecamatan Talamau tidak berfungsi. Hal ini menyebabkan terganggunya aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga komunikasi masyarakat. Banyak usaha kecil terpaksa berhenti beroperasi karena tidak adanya sumber listrik untuk penerangan maupun menjalankan peralatan.
Selain itu, kelangkaan BBM juga semakin memperparah kondisi. Stok BBM di tingkat eceran kosong, sementara jarak ke SPBU terdekat cukup jauh dan sulit dijangkau akibat kondisi jalan yang rusak parah. Masyarakat terpaksa membatasi aktivitas transportasi dan distribusi barang kebutuhan pokok yang berdampak pada kenaikan harga dan kelangkaan bahan pangan.
Tidak hanya itu, akses jalan menuju dan keluar dari Kecamatan Talamau dilaporkan mengalami kerusakan berat, terutama akibat curah hujan tinggi dan longsor di beberapa titik. Kondisi ini menyulitkan mobilitas warga, termasuk kendaraan darurat seperti ambulans dan distribusi logistik.
Salah seorang warga Talamau, Jopang, mengatakan bahwa kondisi ini sangat menyulitkan kehidupan sehari-hari.
“Sudah beberapa hari kami gelap total di malam hari. BBM pun sulit didapat. Kalau jalan tidak segera diperbaiki, kami semakin terisolasi,” ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, pihak PLN, serta instansi terkait segera mengambil langkah cepat dan nyata untuk mengatasi permasalahan ini, termasuk:
Perbaikan jaringan listrik dan, percepatan pemulihan pasokan.
Penambahan distribusi BBM ke wilayah Kecamatan Talamau,Perbaikan dan penanganan darurat akses jalan yang rusak dan rawan longsor.
Kondisi ini membutuhkan perhatian serius agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal dan roda ekonomi tidak semakin lumpuh.(nv)












