Andalas Time,Padang – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Hilirisasi Perkebunan yang digelar dalam rangka kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., ke Provinsi Sumatera Barat. Acara berlangsung di Auditorium Istana Gubernur Sumbar pada Selasa (16/9).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian dan diikuti sekitar 200 peserta, termasuk pejabat pusat, daerah, hingga kepala daerah se-Sumatera Barat.
Dalam arahannya, Menteri Pertanian menegaskan pentingnya percepatan program swasembada pangan nasional yang ditargetkan tercapai dalam enam bulan hingga satu tahun, lebih cepat dari target awal empat tahun.
“Berdasarkan data BPS, sektor pertanian tumbuh sebesar 10,52%. Stok cadangan pangan nasional kini mencapai 4 juta ton, tertinggi sejak Indonesia merdeka,” ujar Andi Amran.
Keberhasilan tersebut, lanjutnya, merupakan hasil sinergi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Bahkan, capaian Indonesia dalam sektor pertanian mendapat pengakuan dari sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Amerika Serikat, yang menilai Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Untuk Sumatera Barat, Menteri Pertanian menekankan bahwa 70% perekonomian daerah bertumpu pada sektor pertanian. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong pengembangan komoditas unggulan seperti padi, jagung, kopi, dan gambir. Dukungan anggaran pusat sebesar Rp 9,9 triliun telah membuka lebih dari 1,6 juta lapangan kerja di sektor ini.
Rakor ini juga dihadiri oleh Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kapolda Sumbar, Danlanud Sutan Sjahrir, Kajati Sumbar, serta pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat, termasuk bupati dan walikota se-Sumbar.
Masih di hari yang sama, Dankodaeral II turut menghadiri acara ramah tamah di PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Barat, Jalan Dr. Wahidin No. 8, Padang Timur. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan sinergi antarinstansi vertikal di daerah.
(Dispen Kodaeral II)








