Andalas Time,Padang Pariaman – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat, kali ini berlangsung di Hall Badminton PB.SU, Kataping, Padang Pariaman, Kamis (11/9).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya asupan gizi sejak dini guna mendukung terwujudnya generasi sehat Indonesia.
Sosialisasi mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia”, dan dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Teguh Suparngadi, serta ratusan warga Padang Pariaman.
Dalam sambutannya, Ade Rezki Pratama menegaskan bahwa keberhasilan MBG bergantung pada keterlibatan masyarakat.
“Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM.
Namun, keberhasilan MBG sangat bergantung pada dukungan masyarakat. Kita semua harus aktif berperan demi masa depan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Program MBG merupakan salah satu program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Fokus utama program ini adalah meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak dan ibu, sekaligus menekan angka stunting serta malnutrisi.
Sementara itu, Teguh Suparngadi dari BGN menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan strategi, termasuk memperluas jumlah Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) secara bertahap.
“MBG adalah program kunci dalam mengatasi stunting, memperbaiki pola makan, sekaligus membentuk generasi emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Dampak positif sudah terlihat di beberapa daerah, seperti NTT, di mana tingkat kehadiran dan kerajinan siswa meningkat karena adanya makanan bergizi gratis di sekolah,” ungkapnya.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat Padang Pariaman diajak tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut serta sebagai penggerak keberhasilan program. MBG diharapkan dapat menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kualitas gizi, meningkatkan prestasi anak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(m)












