Andalas Time,Jakarta – PT Nindya Karya (Persero) kembali mengambil bagian dalam pembangunan infrastruktur nasional. Kali ini, perusahaan konstruksi pelat merah tersebut menandatangani kontrak paket pekerjaan strategis dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 Tahun Anggaran 2026.
Penandatanganan kontrak berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 8 Gedung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Direktur Jenderal SDA Kementerian PU, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, dalam kesempatan tersebut meminta seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat agar menjalankan pekerjaan secara profesional dan menunjukkan komitmen tinggi.
Menurutnya, profesionalitas dan kesungguhan seluruh pihak menjadi faktor penting untuk memastikan pekerjaan terlaksana dengan baik serta menghasilkan infrastruktur berkualitas.
“Kami meminta seluruh BUMN yang terlibat untuk menunjukkan profesionalitas serta komitmen tinggi agar hasil pekerjaan benar-benar maksimal dan berkualitas,” tegas Arnold.
Dalam kegiatan tersebut, PT Nindya Karya diwakili Direktur Operasi 1 Fatchurrohman. Turut hadir SVP Divisi Infrastruktur 1 Alfriady Zuliansyah dan Project Director Djirjize Abdul Hakim.
Melalui penandatanganan kontrak ini, Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai standar mutu, tepat waktu, serta memenuhi ketentuan administrasi dan pembiayaan.
Perusahaan juga akan menerapkan manajemen proyek yang unggul dan memperkuat pengawasan di lapangan guna memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai target.
Keterlibatan Nindya Karya dalam proyek tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pembangunan infrastruktur berkelanjutan, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dengan komitmen terhadap kualitas dan ketepatan pelaksanaan, Nindya Karya berharap pekerjaan yang dipercayakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan nasional. (***)












